Latest Updates

Paok Delima ( Pitta garanatina )

Paok Delima ( Pitta garanatina )
Burung bertubuh kecil (17cm) dan bernama latin ( Pitta garanatina ) ini memiliki mahkota merah (atau hitam), perut merah, sayap berbercak biru terang. Garis alis biru pucat dan sempit, bersinar di belakang mata. Remaja: coklat, mahkota dan bagian bawah merah karat, sisi kepala kehitaman.
Iris berwarna coklat, paruh hitam dan kaki abu-abu kemerahjambuan




  • ussheri (Gould, 1877): Kalimantan bagian utara (dari selatan sampai Sungai Lawas dan sungai Merapok di barat dan sampai sungai Sembakung dan sungai Sesayap di timur). Warna mahkota hitam
  • coccinea (Eyton, 1839): Myanmar wilayah paling selatan (Tenasserim), Semenanjung Thailand paling selatan, Semenanjung Malaysia dan Sumatra bagian timur. Dahi hitam dan ada bintik hitam pada perut yang merah.
  • granatina (Temminck, 1830): kalimantan (kecuali daerah utara). Warna mahkota merah.
Kebiasaan burung ini adalah berlompatan di lantai hutan yang gelap, basah, dan sering berawa, kadang-kadang pada batang pohon yang telah rubuh dan onggokan semak belukar. Hidup di kawasan hutan dataran rendah. Status konservasi burung ini tercatat dalam daftar merah IUCN : Hampir terancam (NT)

BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI YANG BENAR

BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI YANG BENAR

Bunga matahari ini, termasuk bunga musiman karena hanya bisa tumbuh hanya semusim. Namun bunga ini memiliki beberapa manfaat. Bunga ini juga memeiliki beberapahal yang kita ungkin lom tahu rahasia dibalik itu.

Baik daun maupun bunga dari bunga matahari bersifatheliotropis, yaitu, selalu mengikuti cahaya matahari. Tanaman bunga matahari menyimpan auxin. Auxin merupakan suatu hormon tanaman yang mengendalikan pertumbuhan. Biasanya jumlah auxin lebih banyak di sisi yang jauh dari sinar matahari. Itulah penyebab batang bunga matahari selalu tumbuh ke arah sinar itu. Tetapi, bunga yang sudah mekar penuh tidak lagi bersifat heliotropis. Meski demikian bunga matahari selalu menghadap ke arah timur.



Saat ini, bunga matahari memiliki nilai ekonomis. Biji bunga matahari bisa digunakan untuk menghasilkan minyak yang sangat bagus mutunya. Minyak tersebut bisa digunakan dalam masakan, saus salad, dan margarin. Biji bunga matahari memiliki nilai gizi yang tinggi.

Bunga matahari tidak dapat hidup di daerah yang tergenang air dikarenakan akarnya akan membusuk. Budidaya bunga matahari di Indonesia kurang memuaskan. Blogiztic.net akan mengupas cara budidaya bunga matahari yang benarsebagai berikut.

Bunga matahari ditanam pada halaman dan taman-taman yang cukup mendapat sinar matahari, sebagai tanaman hias. Tanaman ini cocok di segala alam tetapi tanaman ini paling subur di daerah pegunungan, daerah yang memiliki kelembaban cukup dan banyak mendapatkan sinar matahari langsung. Bunga matahari dapat tumbuh didataran rendah sampai ketinggian 1.500 meter di atas permukaan laut.

Bunga matahari ini diperbanyak dengan biji. Biji benih berasal dari bunga pertama induknya yang sudah tua. Caranya dengan penyemaian. Biji benih diambil dan ditabur dalam bekas yang mengandung tanah basah, ia mudah berkecambah dan cepat membesar. Jika hanya butuh sedikit, cukup menggunakan pot sebagai wahana persemaian. Untuk skala besar, semaikan di bedengan. Tunggu 10 hari sejak masa tabur, atau bila tinggi bibit sekitar 15 – 20 cm, baru boleh dipindahkan ke lokasi tanam. Satu lubang, cukup satu bibit. Jarak tanam sekurang – kurangnya 1 meter persegi. Jika terlalu rapat, batang tak akan berkembang dan bercabang. Besaran bunga pun akan mengecil, bahkan kerdil.

Tanaman bunga matahari sebaiknya ditanam pada tanah gembur. Di awal penanaman, taburkan 3 kg pupuk kandang (kotoran ayam, kotoran kambing, kotoran lembu) per bibit. Ulangi saat tanaman berumur sebulan. Berikan 25 gram ZA per batang. Di usia 1,5 bulan, tambahkan 15 gram TSP per batang. Jangan lupa, perhatikan saluran pembuangan air, hama dan penyakit yang bisa mendera. Umur 2 bulan, bunga dari batang utama mulai kuncup, diikuti cabang – cabang di ruas – ruas daun di bawahnya. Satu batang tanaman bisa menghasilkan 10 – 12 tangkai bunga.

Untuk pemeliharaan bunga matahari, lakukan penyiraman setidaknya sekali sehari. Spesies pokok hiasan ini mampu menarik serangga yang turut membantu proses pendebungaan untuk menghasilkan biji benih bagi pertumbuhan anak benih baru.
BUDIDAYA TANAMAN BUNGA MATAHARI YANG BENAR

CARA MENANAM KARET YANG BAIK

CARA MENANAM KARET YANG BAIK


perkebunan karet memang snagat menguntungkan namun tidak sembarangan dalam menanamnya,, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menanam tanaman ini,, berikut saya tampilkan cara menanam karet dengan baik, agar mendapatkan hasil yng maksimal nantinya.



SYARAT PERTUMBUHAN
- Suhu udara 240C - 280C.
- Curah hujan 1.500-2.000 mm/tahun.
- Penyinaran matahari antara 5-7 jam/hari.
- Kelembaban tinggi
- Kondisi tanah subur, dapat meneruskan air dan tidak berpadas
- Tanah ber-pH 5-6 (batas toleransi 3-8).
- Ketinggian lahan 200 m dpl.

III. PEDOMAN TEKNIS BUDIDAYA
3.1. Pembibitan
3.1.1. Persemaian Perkecambahan
- Benih disemai di bedengan dengan lebar 1-1,2 m, panjang sesuai tempat.
- Di atas bedengan dihamparkan pasir halus setebal 5-7 cm.
- Tebarkan Natural Glio yang sudah terlebih dulu dikembangbiakkan dalam pupuk kandang + 1 mg.
- Bedengan dinaungi jerami/daun-daun setinggi 1 m di sisi timur dan 80 cm di sisi Barat.
- Benih direndam POC NASA selama 3-6 jam (1 tutup/liter air).
- Benih disemaikan langsung disiram larutan POC NASA 0,5 tutup/liter air.
- Jarak tanam benih 1-2 cm.
- Siram benih secara teratur, dan benih yang normal akan berkecambah pada 10-14 hss dan selanjutnya dipindahkan ke tempat persemaian bibit.

3.1.2. Persemaian Bibit
- Tanah dicangkul sedalam 60-75 cm, lalu dihaluskan dan diratakan.
- Buat bedengan setinggi 20 cm dan parit antar bedengan sedalam 50 cm.
- Benih yang berkecambah ditanam dengan jarak 40×40x60 cm untuk okulasi coklat dan 20×20x60 untuk okulasi hijau.
- Penyiraman dilakukan secara teratur
- Pemupukan :
PUPUK MAKRO : (diberikan 3 bulan sekali) GT 1 : 8 gr urea, 4 gr TSP, 2 gr KCl perpohon LCB 1320: 2,5 gr urea, 3 gr TSP, 2 gr KCl perpohon. POC NASA : 2-3 cc/lt air perbibit disiramkan 1-2 minggu sekali

3.1.3. Pembuatan Kebun Entres
- Cara penanaman dan pemeliharaan seperti menanam bibit okulasi.
- Bibit yang digunakan dapat berbentuk bibit stump atau bibit polybag.
- Jarak tanam 1,0 m x 1,0 m.
- Pemupukan :
PUPUK MAKRO : (diberikan 3 bulan sekali)
Tahun I : 10 gr urea, 10 gr TSP, 10 gr KCl /pohon
Tahun II : 15 gr urea, 15 gr TSP, 15 gr KCl /pohon

nah demikian adalah cara menanam karet dengan benar.

Paok Topi-Hitam ( Pitta venusta )

Paok Topi-Hitam ( Pitta venusta )
Burung bertubuh kecil (16cm) dan bernama latin Pitta venusta ini mempunyai kepala hitam, perut merah, Ada bercak biru pucat pada sayap dan garis alis biru pendek di belakang mata. Remaja: Seluruh bulu coklat gelap, garis alis biru. Beriris coklat, paruh dan kaki hitam.

Burung yang endemik sumatera atau hanya dapat ditemukan hidup di kawasan pegunungan Pulau Sumatera Khusus: catatan terpublikasi terakhir pada tahun 1918. Beberapa ahli menganggapnya sebagai salah satu ras dari Paok Delima.




Pernah ditemukan di pegunungan Bukit Barisan, dari Ophir ke selatan sampai Dempu. Jarang terdapat di hutan perbukitan pada rentang ketinggian antara 400 – 1400 mdpl.
Daftar merah IUCN : Rentan (VU)

Paok Hujan ( Pitta moluccensis )

Paok Hujan ( Pitta moluccensis )

Burung berukuran sedang (18cm) dan bernama latin Pitta moluccensis ini  bertubuh gemuk, berwarna-warni. Dada merah karat, kepal hitam, alis coklat pucat, punggung hijau. Sayap biru terang dengan bercak putih, tenggorokan putih, tunggir merah. Beriris coklat, paruh kehitaman, kaki coklat pucat.

Mempunyai siulan keras: “pu-wiu, pu-wiu” dengan nada kedua lebih tinggi. Di Kalimantan, suaranya dipercaya merupakan petanda datangnya hujan. Penyebaran global burung ini meliputi India tenggara, Cina barat daya, dan Asia tenggara. Pada musim dingin ke Malaysia, Sumatera, dan Kalimantan.


Di Sumatera (termasuk pulau-pulau sekitarnya) dan kalimantan (termasuk Kep.Natuna), burung migran dan pengunjung musim dingin yang cukup umum terdapat sampai ketinggian 1.000 m. Tercatat di kebanyakan habitat hutan, termasuk kebun. Pengembara kadang-kadang dapat mencapai Sulawesi dan Filipina. Terdapat catatan dari Jawa dan Australia, tetapi di ragukan.


Sering mengunjungi semak-semak, hutan sekunder, dan hutan mangrove. Tidak pernah jauh dari pantai. Berjalan diam-diam, berlompatan diatas tanah seperti anis. Pada malam hari, beristirahat pada semak yang rendah, hanya satu meter diatas tanah. Sering berburu di sepanjang badan air. Burung ini tercatat ke dalam daftar merah IUCN : Resiko Rendah (LC)

Ciblek Kalung si petarung ulung


Ciblek Kalung
Ciblek Kalung

Ciblek Kalung si petarung ulung - Ciblek adalah sejenis burung pengicau dari suku Cisticolidae (pada banyak buku masih dimasukkan ke dalam suku Sylviidae). Dalam bahasa Inggris burung ini dikenal sebagai bar-winged Prinia, merujuk pada dua garis putih pada setiap sayapnya. Nama ilmiahnya adalah Prinia familiaris Horsfield, 1821.(source;Wikipedia.Com)
Burung yang ramai dan lincah, yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak ditaman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Juga kerap teramati diperkebunan teh. Dua atau tiga ekor, atau lebih, kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak-semak, sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit.. ciblek-ciblek-ciblek-ciblek.. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau.
Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat, perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1,5 m di atas tanah. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.
Untuk pembahasan kali ini,saya mau membahas mitos bahwa Ciblek jenis kalung apa seekor petarung ulung??
sebelum kita bahas lebih jauh,mari sahabat KM (kicau mania) tengok ciri-ciri dari Ciblek jenis kalung ini:
Coba perhatikan sahabat semua,apabila kita amati dengan jelas,pada bagian dada pada ciblek tersebut tanda abu-abu yang biasa kita sebut kalung. Maka dari itu,banyak orang yang menyebut ciblek ini ciblek kalung.
Adapun perbedaan jantan-betina:
Jantan:
-kepala condong bulat agak besar/istilah jawa Njambe
-kaki panjang proposional/cengkraman kuat ciri fighter bagus
-paruh tebal hitam,rongga mulut juga hitam
-mata cerah bulat dan belotot
-ekor agak panjang dan rapat
Betina:
-kepala bulat kecil
-paruh tipis
-kaki cenderung pendek2
-pelipis mata ada tanda putih semacam alis
Dibandingkan dengan jenis lainnya,(ciblek pari/tebu,ciblek putih) menurut banyak pakar menyatakan bahwa jenis ini memang banyak di koleksi beberapa kicau mania. Karena banyak yang meyakini sekaligus mengamini kalau jenis ini memang memiliki sifat tempur yang luar biasa di tunjang roll lagu dan tembakan yang dahsyat, maka dari itu harga di pasaran agak mahal,mengingat juga dihabitat juga jarang dan stok dipasar juga menipis. Maka dari itu, ada kicau mania yang peduli dengan pelestarian burung ini,di daerah Cikarang tepatnya ada kicau mania yang berhasil mengembangbiakkan ciblek ini

INFO BURUNG KICAUAN. Powered by Blogger.